Laman

Minggu, 06 Desember 2015

Fangirl Pensiun, bukan soal pilihan tapi ketaatan. Ceritaku soal masa pensiunku



Hai Hai Hai.. 

Udah seabad gak nulis apapun disini huhu. Padahal udah janji mau post seenggaknya sebulan sekali Tapi jangankan bikin artikel diblog, buku diary milikku juga ternyata dibulan November lalu beneran bersih-- gak ada satupun celotehan selain Resolusi bulanan yang gak pernah kecapai. Aku kurang serius..

Setelah sebelumnya aku curhat tentang awal mula aku jadi kpoper  ternyata sebulan setelah itu aku memantapkan diri untuk pensiun dari khasanah perfangirlan wkwk. Kenapa? Karena hayati lelah bang, hayati udah tua mau jadi bini sholehah urusin laki ama anak bukan urusin idola lagi, eh bukan deng, yang melatarbelakangi  pensiunku ini tak lain tak bukan karena obrolanku dengan bapak marketer ditempat kerjaku.  

Jadi beliau cerita sesuatu yang menjerumus kearah “menghindari zina” dan seketika itu aku langsung teringat ayat Al-quran (An Nisa : 31)

“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakan perhiasannya…”

Dari situ aku langsung dan baru ngeh alias baru sadar ternyata selama ini aku yang ngaku beriman, yang ngerasa jaga diri, aku yang ngerasa selalu mencoba  taat, sesungguhnya enggak sama sekali. Aku gak jaga hatiku, aku selalu ngumbar cinta dan parahnya aku gak sama sekali nundukin pandangan, disetiap waktu aku mandangin idolaku dengan rasa padahal yang namanya zina itu punya beberapa cabang salah satunya zina mata! Astagfirulloh..

Berhari-hari aku pikirkan hal itu, aku bingung aku harus gimana. Kalau aku harus pensiun gimana nasibku nanti, dari mulai kalo ketemu temen fangirl apa yang harus kuobrolkan hingga kuharus apakan sosial media khususnya twitter yang semua follower adalah fangirl, selain itu aku juga dikenal dengan nama “jngmins” yang berarti jeongmin ditambahin s *abaikan* sampe ada temen lama nemuin aku karena id itu, kalau aku rubah nanti dirubah jadi apa, terus apa nama baru bakal ngehits ama apa bakal mudah diapalin kaya “jngmins”. Aku ilangin dulu pikiran gak penting itu dan aku mantapkan diri, aku langsung chat temen fangirlku untuk bertanya apa dia mau adobsi atribut perfangirlanku, dia mau. Di hari Minggu kami bertemu, dengan berat hati aku memberikan seluruh atribut dari mulai majalah, kaset drama bajakan hingga pin yang sebenernya gak banyak karena dulu juga pernah aku kasihkan saat aku pindah fandom dan barang kaya t-shirt dll gak aku kasihkan, karena itu barang terpakai hehe. Untungnya sih aku belom sempet beli album.. kalo udah gimana coba? jual murah? atuhlah, plis aku kan suka boyben yang gak begitu hits kaya boyben lain, siapa yang mau beli coba..

 Jepret dikitlah...

Rasanya berat hati, sakit sekali ketika harus berhenti karena dari sebelum baligh hingga umur 18 tahun aku tumbuh dengan bernafaskan fangirl, fangirl udah bagaikan pekerjaan paruh waktuku. Aku tumbuh bukan sebagai remaja islami yang penuh kesejukan rohani. Tapi aku ingin taat! Berhenti fangirling bukan soal pilihan apa aku siap apa engga tapi soal ketaatan pada allah, akan firman yang allah yang diberikan untuk wanita beriman. Dan selain itu aku tahu suatu saat aku pasti harus membina adik-adikku, mana mungkinkan membina seseorang untuk menjadi insan yang unggul tapi aku sendiri malah kaya gitu. Selain itu aku juga selalu ingat hadist yang diriwayatkan Ahmad..

“Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya akan allah akan ganti yang lebih baik.”

Siapa tau allah kasih ridho-Nya ke aku kan Alhamdulillah hehe
Dan firman allah pada Qs. Al Baqarah ayat 126

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”

Ya seperti itulah

Hampir dua bulan berlalu, aku masih suka stalking dikit-dikitlah tapi gak kaya dulu, aku juga masih suka ikutin dance practice artis kpop yang ajret-ajretan pula tapi itu sekedar buat olahraga karena aku gak bisa ngeluarin keringat selain ngedance, aku payah banget dalam bidang olahraga soalnya, kalo ketemu temen fangirl-pun bahasanku tetep “idola” hanya saja sebatas berkata “oh gitu?” “denger-denger si ini gini-gini, kenapa itu?” gak sehewir dulu lah pokonya, id “jngmins” masih ku pertahankan dan twitter tetap berjalan buat sekedar ikutan kuis dan nanya sesuatu ke beberapa akun gitu. 

Selama ini juga ada lagu yang aku suka, judulnya Life keeps On Turning, lagunya Mocca.. Liriknya sesuatu dah.. 

Loosing you is not the end of the world~

Soal atribut yang aku wariskan ke temenku berarti aku menjebak temenku untuk mendekati zina kan? Hehe, Sebenernya dari awal aku mau cari ahli waris yang bukan temenku dan dia suka Boyfriend, aku minta temenku buat carikan tapi kata temenku buat dia aja, yaudah deh aku kasihkan aja. Lagian temenku juga sebenernya mau pensiun Karena malu ama umur katanya tapi gak tau deh, cuman bisa do’ain aja.

Selama 2 bulan ini juga aku lebih sering cari informasi kajian atau seminar-seminar yang gratis buat ngisi hari libur daripada cari informasi event-event untuk para fangirl. 

Harapanku semoga siapa saja yang ingin berhijrah sepertiku bisa makin mantap karena baca curhatanku ini hehe.

Semoga allah ridho. Dan doakan semoga selalu istiqomah. ^^

Note: Thanks a lot sudah menyisihkan waktunya untuk menyimak artikel ini.
Chu from me, Plika;))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar